
Apakah yang selama ini ada dipikiran kalian tentang bentuk bumi? Bentuk bulat? Ataukah datar? Mari kita lihat berbagai argument dan teori yang ada.
Para ilmuan-ilmuan zaman dulu, sangat tekun dalam mengetahui asal usul sesuatu untuk dijadikan penelitian, begitu juga terhadap bentuk bumi yang sebenarnya. Mereka meneliti dengan berbagai cara, dan menimbulkan banyak teori mengenai bentuk bumi. Salah satunya adalah teori menurut orang india dan orang babylonia. Orang-orang india berpendapat bahwa, bumi dijinjing oleh empat gajah yang berdiri diatas ular besar.sedangkan orang babylonia berpikir bahwa, bumi adalah dataran yang dikelilingi dan dipenuhi oleh lautan. Sebagian orang berpikir bahwa ujung bumi adalah tebing terumbu, karena mereka mengira bahwa bumi itu datar.
Seorang filsuf Yunani yang Bernama phytagoras berpendapat bumi itu bulat. Ia menggambarkan dengan sebuah kapal yang sedang berlayar, mungkin teori india akan berpikir "bagaimana jika kapal itu jatuh?" atau teori Sebagian orang berpikir kapal itu akan menabrak tebing terumbu, tapi tidak menurut phytagoras, karna bumi bulat, kapal itu tidak akan jatuh, hanya saja tidak terlihat oleh pandangan mata. Ketika kita melihat dari sisi yang berlawanan, kapal tidak terlihat. Ketika kapal itu menjauh dari pantai, yang terlihat hanyalah ujung tiang dan Sebagian dari layarnya.
Apakah teori-teori dan perdebatan itu sudah menemukan hasil akhir? Ataukah masih diperdebatkan?. Jawabannya adalah masih!, teori-teori tersebut masih diperdebatkan sampai sekarang. Dengan keadaan kita sekarang, yang hidup di zaman modern. Tidak sedikit ilmuan yang memanfaatkan perkembangan teknologi untuk penelitian, salah satunya adalah NASA, Lembaga ruang angkasa itu telah meluncurkan misi apolo 8 untuk mengambil foto bumi pada tanggal 24 desember 1968, tetapi tidak semua orang percaya terhadap hasil dari misi sebuah Lembaga ruang angkasa tersebut.
Samuel shenton, yang merupakan pendiri flat earth society, sebuah organisasi internasional, bagi masyarakat yang berpendapat bumi datar, tidak pernah percaya pada foto-foto yang dihasilkan oleh NASA, termasuk foto bumi yang tampak bulat berwarna biru yang terlihat dari luar angkasa. Menurutnya sangat mudah sebuah foto memperdaya mata yang tidak terbiasa dan terlatih. Namun tidak baginya. Foto tersebut menurutnya palsu.
Untuk membantah kebangkitan dan perkembangan Kembali organisasi teori bumi datar (flat earth organisation). NASA Kembali menulis dalam menyebarluaskan foto-foto antariksa. Yang memuat gambar bumi. Foto itu diambil pada tanggal 20 november 2016. Melalui foto ini NASA Kembali membuktikan bahwa bumi itu bulat.
Pakar astronomi Indonesia, pro. Dr. Thomas Djamaluddin menganggap bahwa pemahaman bumi datar adalah sebagai pseudosains (pengetahuan, metodologi, keyakinanan atau praktik yang di klaim sebagai ilmiah tetapi tidak mengikuti metode ilmiah).
Tokoh islam Dr. zakir Naikh juga berpendapat bahwa bumi itu bulat, walaupun menurutnya bulatannya tidak sempurna, melainkan menyerupai telur burung unta. Dr. zakir Naik mengatakan bahwa silih bergantinya siang dan malam tidak akan pernah terjadi jika bumi tidak berbentuk bulat.
Bagi ilmuan astronomi modern, pemahaman mengenai bumi datar sangat tidak berdasar dan terlalu mengada-ada. Mereka menganggap gaya grafitasi tidak ada, kabar pendaratan Neil Armstrong di bulan adalah palsu, foto bentuk bumi adalah rekayasa, satelit tidak ada, dan jarak bumi dengan matahari sangat dekat di beberapa media sosial, mereka di tuduh sebagai orang-orang yang menolak semua perkembangan ilmu pengetahuan yang telah di capai beradap-adap.
Kesimpulannya bahwa, jika bumi itu berbentuk datar maka matahari yang dikatakan sangat dekat dengan bumi jika itu memang benar, maka kita penghuni bumi akan terbakar karena suhu matahari yang mencapai 6.000 derajat, dan jika memang benar satelit itu tidak ada, selama ini kita berkomunikasi satu sama lain tidak dengan satelit? Lantas dengan apa? .
Lalu, bagaimana pendapat kalian mengenai bentuk bumi, datar ataukah bulat? Semuanya Kembali pada kesimpulan masing-masing pembaca.
*) Penulis merupakan santri aktif Pondok Pesantren Nurul Jadid Sejati

0 comments:
Posting Komentar